Ahli Geologi Temukan Kapsul Waktu dari 3,8 Miliar Tahun Lalu di Afrika Selatan
Minggu, 24 April 2022 - 20:07 WIB
BACA : Air Waduk Saguling Naik, Fosil Hewan Purba di Sirtwo Island Terancam Tenggelam
Pada 3,8 miliar tahun yang lalu, katanya, ada pergeseran dramatis di mana kerak tidak stabil dan batuan baru terbentuk. "Kita melihat tanda-tanda geokimia ini menjadi semakin mirip dengan apa yang kita lihat di lempeng tektonik modern," katanya.
Menariknya, kristal zirkon yang berusia sekitar 3,8 miliar tahun itu tidak terbentuk dalam pengaturan zona subduksi. "Kemungkinan kristal ini terbentuk dari protocrust Hadean dari bahan mantel bumi yang dilebur kembali," katanya.
Tim kemudian membandingkan temuan mereka dengan kristal zirkon yang berumur sama dari seluruh dunia. Ini untuk memastikan mereka tidak hanya mengamati fenomena lokal tapi zirkon ini menunjukkan transisi yang serupa.
Sulit untuk mengetahui secara pasti apakah kristal kecil ini semuanya menunjuk pada evolusi bumi menuju lempeng tektonik.
Pada 3,8 miliar tahun yang lalu, katanya, ada pergeseran dramatis di mana kerak tidak stabil dan batuan baru terbentuk. "Kita melihat tanda-tanda geokimia ini menjadi semakin mirip dengan apa yang kita lihat di lempeng tektonik modern," katanya.
Menariknya, kristal zirkon yang berusia sekitar 3,8 miliar tahun itu tidak terbentuk dalam pengaturan zona subduksi. "Kemungkinan kristal ini terbentuk dari protocrust Hadean dari bahan mantel bumi yang dilebur kembali," katanya.
Tim kemudian membandingkan temuan mereka dengan kristal zirkon yang berumur sama dari seluruh dunia. Ini untuk memastikan mereka tidak hanya mengamati fenomena lokal tapi zirkon ini menunjukkan transisi yang serupa.
Sulit untuk mengetahui secara pasti apakah kristal kecil ini semuanya menunjuk pada evolusi bumi menuju lempeng tektonik.
Lihat Juga :