Rudal Balistik Sarmat Rusia Berkekuatan 50 Megaton TNT, Ini Alasan AS Tidak Terkejut
Jum'at, 22 April 2022 - 23:40 WIB
Namun, perhatian AS lebih ditujukan pada kapasitas hipersonik rudal Sarmat yang diklaim Rusia, berarti mampu melaju lebih dari Mach 5 (3.836 mil per jam). Saat ini, baik Rusia dan China mengklaim memiliki rudal dengan kapasitas hipersonik dalam layanan militernya.
Sebab, sejak 2010, AS telah melakukan 17 tes rudal hipersonik yang berbeda, 10 di antaranya gagal. Yang terakhir, uji coba Lockheed Martin mengembangkan Hypersonic Air-breathing Weapon Concept (HAWC), terbang sekitar pertengahan Maret 2022 dan sukses.
Rudal Sarmat memiliki keunggulan kecepatan yang dapat mengejutkan dalam serangan pertama dengan daya ledak yang besar. Namun, AS masih punya rudal balistik antarbenua lain yang bisa mengimbangi, yaitu UGM-133 Trident II D5.
Baca juga; Kapal Selam Nuklir Rusia Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Bulava
Rudal balistik milik AS ini bisa ditembakkan dari kapal selam dan mampu membawa 8 hulu ledak. Trident II mampu menjangkau target sejauh 2.000 sampai 12.000 km, yang bisa ditembakkan dari mana saja di lokasi yang tidak terduga dengan kapal selam.
Rudal Sarmat diperkirakan memiliki jangkauan antara 10.000 hingga 18.000 km dan mampu membawa 10 hulu ledak (15 hulu ledak yang lebih kecil) yang dapat dikombinasikan dengan hulu ledak nuklir. Kemampuan ini dikenal dengan istilah Multiple Independently Targetable Re-Entry Vehicles (MIRV).
Sebab, sejak 2010, AS telah melakukan 17 tes rudal hipersonik yang berbeda, 10 di antaranya gagal. Yang terakhir, uji coba Lockheed Martin mengembangkan Hypersonic Air-breathing Weapon Concept (HAWC), terbang sekitar pertengahan Maret 2022 dan sukses.
Rudal Sarmat memiliki keunggulan kecepatan yang dapat mengejutkan dalam serangan pertama dengan daya ledak yang besar. Namun, AS masih punya rudal balistik antarbenua lain yang bisa mengimbangi, yaitu UGM-133 Trident II D5.
Baca juga; Kapal Selam Nuklir Rusia Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Bulava
Rudal balistik milik AS ini bisa ditembakkan dari kapal selam dan mampu membawa 8 hulu ledak. Trident II mampu menjangkau target sejauh 2.000 sampai 12.000 km, yang bisa ditembakkan dari mana saja di lokasi yang tidak terduga dengan kapal selam.
Rudal Sarmat diperkirakan memiliki jangkauan antara 10.000 hingga 18.000 km dan mampu membawa 10 hulu ledak (15 hulu ledak yang lebih kecil) yang dapat dikombinasikan dengan hulu ledak nuklir. Kemampuan ini dikenal dengan istilah Multiple Independently Targetable Re-Entry Vehicles (MIRV).
Lihat Juga :