Bukti Awal Asal-usul Kalender Suku Maya Ditemukan di Piramida Guatemala

Kamis, 14 April 2022 - 08:07 WIB
Namun, piramida dibangun dalam tujuh tahap, dan fondasinya baru dieksplorasi sejak 2002. Di sana, para arkeolog telah menemukan karya seni yang lebih tua, berdasarkan penanggalan radiokarbon dan gaya hieroglif, berasal dari antara 300 dan 200 SM.

Di antara benda-benda yang dilukis di dinding fondasi piramida adalah kepala rusa dengan angka Maya 7 dicat di atasnya. "Bentuknya menunjukkan bahwa itu adalah catatan tanggal dalam kalender 260 hari Mesoamerika, '7 Rusa," kata Profesor David Stuart dari University of Texas, Austin.

"Di sini, tampaknya berada di posisi awal, mungkin sebagai bagian dari keterangan untuk adegan yang menyertainya atau sosok manusia, sekarang hilang," tambahnya.

Kalender 260 hari digunakan di seluruh Amerika Tengah pada zaman kuno, terdiri dari 13 siklus 20 hari. Kalender itu tertanam begitu dalam dalam budaya sehingga telah bertahan selama lima abad hingga masih digunakan oleh beberapa penduduk Pribumi hingga saat ini.

BACA JUGA: Cara Cek Saldo E-Money di HP Tanpa NFC

Setiap hari dalam satu siklus berbagi nama dengan binatang atau benda, dengan pasangan 7 dengan rusa (Manik' dalam bahasa Maya) bertahan selama ribuan tahun. Namun, Manik' juga bisa menjadi "pembawa tahun", membantu untuk menunjukkan tahun tertentu dalam siklus 52 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!