Hadirkan Aplikasi Baru, BNC Perbaiki Literasi Keuangan
Senin, 11 April 2022 - 16:26 WIB
Vice President & Head of Marketing BNC Maritsen Darvitamenjelaskan bahwa tingkat literasi terhadap berbagai produk keuangan dan perbankan memang menjadi masalah utama di masyarakat Indonesia. Menurutnya, tingkat literasi keuangan sangatlah bergantung pada tingkat pendidikan, pendapatan, hingga wilayah demografi yang ada di negara kita.
Sehingga menurutnya, BNC melalui kampanye BuatSemuaberusaha meningkatkan kesadaran publik bahwafinancial literacy gapmasih cukup besar di tengah masyarakat dan masih menjadi akar masalah dari besarnya angkaunderbanked(47 juta orang) danunbanked(92 juta orang) di Indonesia.
“Kampanye ini lahir dari besarnyagapantara antara kebutuhan finansial dan literasi keuangan di masyarakat. Saatin-depth interviewdengan masyarakat Papua, kami menemukan fakta rendahnya angka kepemilikan rekening di Papua salah satunya disebabkan oleh rasa segan masyarakat pada saat mengunjungi kantor cabang bank. Selain itu, tingkat kepemilikan kartu identitas sebagai syarat pelayanan dan keterbatasan mesin ATM juga menjadi faktor lainnya,” papar Maritsen.
Melihat urgensi yang ada di masyarakat tersebut,BNClewat kampanye BuatSemuaberkomitmen untuk mengedukasi masyarakat bahwaneobankmerupakansuper-appyang mudah digunakan oleh semua kalangan.
Aplikasi tersebut menjawab kebutuhan perbaikan literasi keuangan untuk semua kebutuhan dengan memangkas berbagai keresahan masyarakat ketika mengakses aplikasi perbankan yang sering dirasa tidakuser-friendly.
Bank Neo Commerce mendobrak hambatan akses perbankan yang selama ini ada dengan menyediakan aplikasi yang mudah digunakan.
Sehingga menurutnya, BNC melalui kampanye BuatSemuaberusaha meningkatkan kesadaran publik bahwafinancial literacy gapmasih cukup besar di tengah masyarakat dan masih menjadi akar masalah dari besarnya angkaunderbanked(47 juta orang) danunbanked(92 juta orang) di Indonesia.
“Kampanye ini lahir dari besarnyagapantara antara kebutuhan finansial dan literasi keuangan di masyarakat. Saatin-depth interviewdengan masyarakat Papua, kami menemukan fakta rendahnya angka kepemilikan rekening di Papua salah satunya disebabkan oleh rasa segan masyarakat pada saat mengunjungi kantor cabang bank. Selain itu, tingkat kepemilikan kartu identitas sebagai syarat pelayanan dan keterbatasan mesin ATM juga menjadi faktor lainnya,” papar Maritsen.
Melihat urgensi yang ada di masyarakat tersebut,BNClewat kampanye BuatSemuaberkomitmen untuk mengedukasi masyarakat bahwaneobankmerupakansuper-appyang mudah digunakan oleh semua kalangan.
Aplikasi tersebut menjawab kebutuhan perbaikan literasi keuangan untuk semua kebutuhan dengan memangkas berbagai keresahan masyarakat ketika mengakses aplikasi perbankan yang sering dirasa tidakuser-friendly.
Bank Neo Commerce mendobrak hambatan akses perbankan yang selama ini ada dengan menyediakan aplikasi yang mudah digunakan.
Lihat Juga :