Di Tengah Perang Rusia Ukraina, NASA Merayu Roscosmos untuk Tetap Berkolaborasi di ISS
Jum'at, 01 April 2022 - 20:05 WIB
NASA menekankan pentingnya pengaturan semacam itu yang memastikan akan ada setidaknya satu orang Rusia dan satu orang Amerika di ISS jika ada peluncuran Soyuz atau pesawat komersial berawak. Perjanjian pertukaran ini masih menunggu persetujuan dari pemerintah Rusia.
Tujuan dekat kesepakatan ini memungkinkan kosmonot Rusia, Anna Kikina, untuk ikut dalam peluncuran dengan misi Crew-5 pada bulan September 2022. Sementara astronot NASA Frank Rubio ikut dalam misi Soyuz MS-22 yang diluncurkan pada September 2022.
Kathy Lueders, administrator asosiasi NASA untuk operasi ruang angkasa dan Dana Weigel, wakil manajer program ISS NASA, tidak memberikan tenggat waktu khusus untuk menyelesaikan kesepakatan untuk mempertahankan pertukaran kursi pada misi di musim gugur.
“Saya tidak punya jadwal khusus. Semua orang terus memperbaiki seberapa jauh agar bisa mendorong itu,” kata Dana Weigel.
Baca juga; Perang Rusia Ukraina Makin Membara, Kepala Roscosmos dan Mantan Astronot AS Saling Ejek
Tujuan dekat kesepakatan ini memungkinkan kosmonot Rusia, Anna Kikina, untuk ikut dalam peluncuran dengan misi Crew-5 pada bulan September 2022. Sementara astronot NASA Frank Rubio ikut dalam misi Soyuz MS-22 yang diluncurkan pada September 2022.
Kathy Lueders, administrator asosiasi NASA untuk operasi ruang angkasa dan Dana Weigel, wakil manajer program ISS NASA, tidak memberikan tenggat waktu khusus untuk menyelesaikan kesepakatan untuk mempertahankan pertukaran kursi pada misi di musim gugur.
“Saya tidak punya jadwal khusus. Semua orang terus memperbaiki seberapa jauh agar bisa mendorong itu,” kata Dana Weigel.
Baca juga; Perang Rusia Ukraina Makin Membara, Kepala Roscosmos dan Mantan Astronot AS Saling Ejek
Lihat Juga :