Matahari Meletus, Lepaskan 17 Suar yang Meluncur ke Bumi
Rabu, 30 Maret 2022 - 12:03 WIB
Tahun 2022 diperkirakan relatif tenang untuk matahari secara keseluruhan, karena kita masih menuju awal siklus aktivitas matahari 11 tahun yang dimulai pada Desember 2019. Awal siklus biasanya memiliki lebih sedikit bintik matahari dan lebih sedikit letusan. Aktivitas akan meningkat saat kita mendekati puncaknya, diperkirakan pada pertengahan 2025.
Para ilmuwan memperdebatkan seberapa kuat siklus matahari saat ini, meskipun perkiraan sejauh ini menunjukkan bahwa jumlah rata-rata bintik matahari mungkin lebih rendah dari biasanya. Meskipun kemungkinan badai ini hanya sedang, NASA dan badan antariksa lainnya mengawasi aktivitas matahari untuk meningkatkan prediksi cuaca matahari.
Baca juga; Suhunya Sepanas Neraka, Ini Penampakan Korona Matahari Paling tajam dan Indah
Suar kuat yang mengarah ke Bumi, bersama dengan CME yang besar, dapat menyebabkan masalah seperti merusak saluran listrik atau menonaktifkan satelit. Dengan pemantauan yang intensif dapat mendeteksi secara dini ancaman yang bakal terjadi.
Para ilmuwan memperdebatkan seberapa kuat siklus matahari saat ini, meskipun perkiraan sejauh ini menunjukkan bahwa jumlah rata-rata bintik matahari mungkin lebih rendah dari biasanya. Meskipun kemungkinan badai ini hanya sedang, NASA dan badan antariksa lainnya mengawasi aktivitas matahari untuk meningkatkan prediksi cuaca matahari.
Baca juga; Suhunya Sepanas Neraka, Ini Penampakan Korona Matahari Paling tajam dan Indah
Suar kuat yang mengarah ke Bumi, bersama dengan CME yang besar, dapat menyebabkan masalah seperti merusak saluran listrik atau menonaktifkan satelit. Dengan pemantauan yang intensif dapat mendeteksi secara dini ancaman yang bakal terjadi.
(wib)
Lihat Juga :