Elon Musk Tuduh Twitter Merusak Demokrasi dan Kebebasan Berbicara
Minggu, 27 Maret 2022 - 07:30 WIB
Baca juga : Konsumsi Bahan Bakar Dianggap Boros, Ini Jawaban Wuling
Hasilnya sebanyak 70,4 persen pengikut Elon Musk di Twitter yang berjumlah 71,4 juta orang itu mengaku kecewa dengan sosial media buatan Jack Dorsey itu. "Perlu diingat, hasil polling ini akan sangat penting. Jadi tentukan pilihan dengan bijak," ungkap Elon Musk.
Tuduhan Elon Musk tentang Twitter sebenarnya sangat kontras dengan apa yang telah dilakukannya. Elon Musk merupakan sosok yang paling rajin menulis di Twitter.
Unggahan-unggahannya di Twitter bahkan selalu kontroversial dan tanpa sensor. Mulai dari unggahan yang tiba-tiba merusak pasar kripto tanpa alasan yang jelas, menuduh orang sebagai pedofil hingga mengajak Presiden Rusia Vladimir Putin adu jotos. Baru-baru ini dia bahkan meledek FBI yang dianggap gagal dalam bekerja.
Hasilnya sebanyak 70,4 persen pengikut Elon Musk di Twitter yang berjumlah 71,4 juta orang itu mengaku kecewa dengan sosial media buatan Jack Dorsey itu. "Perlu diingat, hasil polling ini akan sangat penting. Jadi tentukan pilihan dengan bijak," ungkap Elon Musk.
Tuduhan Elon Musk tentang Twitter sebenarnya sangat kontras dengan apa yang telah dilakukannya. Elon Musk merupakan sosok yang paling rajin menulis di Twitter.
Unggahan-unggahannya di Twitter bahkan selalu kontroversial dan tanpa sensor. Mulai dari unggahan yang tiba-tiba merusak pasar kripto tanpa alasan yang jelas, menuduh orang sebagai pedofil hingga mengajak Presiden Rusia Vladimir Putin adu jotos. Baru-baru ini dia bahkan meledek FBI yang dianggap gagal dalam bekerja.
Lihat Juga :