8 Bom Nuklir yang Ribuan Kali Lebih Dahsyat Dibanding Bom Hiroshima
Senin, 14 Maret 2022 - 07:46 WIB
Walau senjata nuklir terkuat kedua di dunia, namanya hanya disebut sebagai tes 219. Tes 219 menjadi salah satu bom nuklir terakhir yang dijatuhkan dari udara oleh Uni Soviet. Sebab, pada 1963 ada larangan pengujian di atas tanah dan harus di bawah tanah.
3. Test 147
Pada 5 Agustus 1962, Uni Soviet menjatuhkan bom nuklir berkekuatan 21,1 megaton di atas kepulauan Novaya Zemlya. Ini menjadi ledakan nuklir terkuat ketiga dalam sejarah, dan hanya diberinama test 147. Bom tersebut 1.400 kali lebih kuat dari yang dijatuhkan di Hiroshima.
Terlepas kekuatannya yang sangat besar, ledakan nuklir ini tidak begitu dikenal. Menurut situs Nukemap, jika senjata itu meledak di atas Central Park, New York, akan menghasilkan bola api yang akan menutupi seluruh taman.
4. Test 173
Foto udara dari sebuah pangkalan di Kuba yang diambil selama Krisis Rudal Kuba beberapa minggu setelah nuklir ini dijatuhkan. Foto: ist
Pada 25 September 1962, Uni Soviet menjatuhkan nuklir 19,1 megaton di atas kepulauan Novaya Zemlya. Senjata nuklir keempat terkuat yang pernah diledakkan atau 1.270 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Dikenal hanya sebagai Test 173 dan tidak pernah mendapat julukan.
Beberapa minggu setelah bom ini dijatuhkan, Krisis Rudal Kuba dimulai. Krisis ini membawa Uni Soviet dan Amerika Serikat ke ambang perang nuklir. Selama krisis, Uni Soviet mengerahkan rudal nuklir ke Kuba.
5. Castle Bravo
3. Test 147
Pada 5 Agustus 1962, Uni Soviet menjatuhkan bom nuklir berkekuatan 21,1 megaton di atas kepulauan Novaya Zemlya. Ini menjadi ledakan nuklir terkuat ketiga dalam sejarah, dan hanya diberinama test 147. Bom tersebut 1.400 kali lebih kuat dari yang dijatuhkan di Hiroshima.
Terlepas kekuatannya yang sangat besar, ledakan nuklir ini tidak begitu dikenal. Menurut situs Nukemap, jika senjata itu meledak di atas Central Park, New York, akan menghasilkan bola api yang akan menutupi seluruh taman.
4. Test 173
Foto udara dari sebuah pangkalan di Kuba yang diambil selama Krisis Rudal Kuba beberapa minggu setelah nuklir ini dijatuhkan. Foto: ist
Pada 25 September 1962, Uni Soviet menjatuhkan nuklir 19,1 megaton di atas kepulauan Novaya Zemlya. Senjata nuklir keempat terkuat yang pernah diledakkan atau 1.270 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Dikenal hanya sebagai Test 173 dan tidak pernah mendapat julukan.
Beberapa minggu setelah bom ini dijatuhkan, Krisis Rudal Kuba dimulai. Krisis ini membawa Uni Soviet dan Amerika Serikat ke ambang perang nuklir. Selama krisis, Uni Soviet mengerahkan rudal nuklir ke Kuba.
5. Castle Bravo
Lihat Juga :