Vodafone Jadi Sasaran Hacker, 200 GB Data Dicuri

Sabtu, 12 Maret 2022 - 10:06 WIB
“Namun, apa yang dapat kami katakan adalah bahwa umumnya jenis repositori yang dirujuk dalam klaim berisi kode sumber berpemilik dan tidak berisi data pelanggan," tambahnya.

Kelompok Lapsus$ sendiri mengatakan telah berhasil menguasai data penting milik Vodafone hingga 200GB, seperti dilansir dari Techradar, Sabtu (12/3/2022).

Sayangnya tidak diberitahu apakah ada virus atau ransomware yang digunakan dalam serangan tersebut. Hingga kini belum jelas, apakah data Vodafone sudah bisa dikembalikan ke perusahaan dengan cara penebusan.

Sebelumnya diberitakan, Lapsus$ juga mengklaim telah berhasil mencuri data milik Samsung hingga 190GB. Data yang dicuri tersebut mencakup kode rahasia dan rincian Trusted Applet di platform TrustZone Samsung.

BACA JUGA: Ngeri, Ini 4 Senjata Biologis Rusia yang Bikin Gentar Musuh
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!