Perang Terus Berlanjut, Spotify Tutup Kantor di Rusia

Sabtu, 05 Maret 2022 - 07:01 WIB
Tidak hanya menutup kantornya untuk menyelamatkan para karyawan, Spotify juga mengaku akan memberikan sumbangan. Perusahaan telah mencocokkan sumbangan karyawan dua banding satu untuk mendukung upaya kemanusiaan lokal di Ukraina di tengah serangan Rusia.

"Kami sedang menjajaki langkah-langkah tambahan yang dapat kami ambil dan akan terus melakukan apa yang terbaik bagi karyawan dan pendengar kami," lanjut Spotify.

Untuk diketahui, sebelumnya, Spotify telah membatasi konten yang berafiliasi dengan negara Rusia pada layanan musiknya. Spotify juga telah menghapus semua konten dari outlet yang didukung Kremlin, RT dan Sputnik dari platform.

Namun demikian, Spotify memastikan bahwa tidak semua layanannya dilarang untuk Rusia. Layanan streaming musik dengan pengguna harian lebih dari 500.000 orang itu masih bisa digunakan oleh masyarakat Rusia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!