Efek Perang Rusia Ukraina, Radiasi Nuklir di Chernobyl Meningkat 20 Kali Lipat

Senin, 28 Februari 2022 - 08:25 WIB
Radiasi gamma di bekas pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl meningkat hingga 20 kali dari biasanya setelah terjadi perang Rusia Ukraina. Foto/Live Science
KIEV - Radiasi nuklir di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl dan sekitarnya menunjukkan peningkatan setelah pertempuran sengit antara pasukan Ukraina dan Rusia di wilayah tersebut. Radiasi gamma telah meningkat hingga 20 kali dari biasanya di daerah tersebut.

Data online dari sistem pemantauan radiasi otomatis zona eksklusi Chernobyl menunjukkan bahwa radiasi gamma telah meningkat dua puluh kali lipat di atas tingkat biasanya di beberapa titik pengamatan. Pejabat badan nuklir Ukraina menyebutkan kondisi ini akibat debu radioaktif yang dibuang oleh pergerakan peralatan militer berat di daerah.



Seorang profesor degradasi bahan nuklir di Universitas Sheffield di Inggris, Claire Corkhill, menulis di Twitter bahwa radiasi gamma di sekitar pabrik Chernoybl, "Tampaknya telah meningkat sekitar 20 kali lipat dibandingkan dengan beberapa hari yang lalu. Namun, kehati-hatian harus diambil untuk tidak menafsirkan secara berlebihan pada tahap ini," katanya dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Senin (28/2/2022).

Baca juga; Perang Rusia Ukraina, Ini Hal Buruk Jika Moskow Ledakkan Pembangkit Nuklir Chernobyl
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!