Perang Rusia Ukraina, Nasib Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional Ikut Terancam

Kamis, 24 Februari 2022 - 16:09 WIB
Roket Antares tahap pertama merupakan buatan Ukraina yang ditenagai oleh dua mesin RD-181 buatan Rusia. Satelit itu membawa robotik Cygnus yang melakukan reboost operasional Stasiun Luar Angkasa Internasional agar tetap bisa melayang di orbitnya.

Perang yang pecah antara Rusia dan Ukraina mengancam dua misi Antares selanjutnya yang direncanakan Northrop Grumman. Jika dua misi ini terganggu akibat perang Rusia dan Ukraina, maka nasib para astronot dan kosmonot yang tinggal di Stasiun Luar Angkasa bisa terancam.

"Kami jelas memantau situasinya (perang Rusia Ukraina). Mudah-mudahan itu bisa diselesaikan," kata Kurt Eberly, Direktur Peluncuran Ruang Angkasa untuk Northrop Grumman dikutip SINDOnews dari laman Livemint, Kamis (24/2/2022).

Baca juga; Rusia Gempur Ukraina, Sekjen PBB Memohon Putin Hentikan Perang

Eberly menambahkan bahwa semua perangkat keras yang dibutuhkan perusahaan untuk dua misi Cygnus yang akan datang, tersedia di lokasi peluncuran Fasilitas Penerbangan Wallops NASA di Virginia. Namun, waktu untuk dua peluncuran berikutnya belum dirilis, sambil menunggu ketegangan perang mereda untuk menyiapkan prosedur operasi secara normal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!