China Beberkan Fakta Sebenarnya Tentang Roket yang Akan Menghantam Bulan

Rabu, 23 Februari 2022 - 05:29 WIB
Namun pejabat di Kementerian Luar Negeri China membantah, dengan alasan roket untuk misi Chang'e-5-T1 hancur tak lama setelah peluncuran. Bantahan China ini menggambarkan sulitnya melacak objek di luar angkasa setelah peluncuran, dan temuan terbaru dari Space Force bukannya tanpa kontroversi.

Baca juga; Roket China Akan Menabrak Bulan, Elon Musk Jadi Kambing Hitamnya

China telah dikritik beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir karena terkait puing-puing luar angkasa. Terbaru, termasuk kembalinya roket besar Long March 5B pada Mei 2021 yang untungnya tidak menimbulkan korban.

Pada November 2021, puing-puing dari uji anti-satelit China yang dilakukan pada 2007 memaksa Stasiun Luar Angkasa Internasional melakukan manuver mengelak untuk melindungi keselamatan awaknya. Namun, Wang menekankan bahwa China menyadari standar ruang angkasa internasional mengenai penghapusan puing-puing ruang angkasa.

"Upaya kedirgantaraan China selalu sesuai dengan hukum internasional. Kami berkomitmen untuk sungguh-sungguh menjaga keberlanjutan jangka panjang kegiatan luar angkasa dan siap untuk melakukan pertukaran dan kerja sama ekstensif dengan semua pihak," tambah Wang dikutip SINDOnews dari laman space.com, Rabu (23/2/2022).
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!