Ilmuwan Temukan Varian Baru Virus HIV Lebih Mematikan dan Lebih Cepat Menular
Senin, 07 Februari 2022 - 11:03 WIB
BACA JUGA: Cara Download Link WhatsApp GB 2022 dan Deretan Fitur Barunya
”Kita seharusnya tidak pernah meremehkan potensi evolusi virus,” tulis Joel Wertheim, profesor kedokteran di University of California, San Diego. Joel menyebut bahwa penelitian ini menjadi bukti kontras terkait anggapan yang beredar bahwa semua virus pasti akan berevolusi menjadi jinak. ”Sebaliknya, ada virus-virus yang justru berevolusi menjadi semakin ganas,” imbuh Joel.
Semua varian HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dengan cara yang kurang lebih sama. Virus menempel pada sel CD4 (juga dikenal sebagai sel T), sejenis sel darah putih yang memimpin serangan melawan infeksi, dan menyebabkannya membengkak dan pecah.
Para peneliti menemukan bahwa varian VB meledakkan sel-sel itu dua kali lebih cepat, menyebabkan penurunan fungsi kekebalan yang lebih cepat.
Begitu jumlah CD4 turun di bawah tingkat tertentu, orang tersebut dianggap mengidap AIDS dan oleh karena itu rentan terhadap infeksi yang mengancam jiwa.
”Kita seharusnya tidak pernah meremehkan potensi evolusi virus,” tulis Joel Wertheim, profesor kedokteran di University of California, San Diego. Joel menyebut bahwa penelitian ini menjadi bukti kontras terkait anggapan yang beredar bahwa semua virus pasti akan berevolusi menjadi jinak. ”Sebaliknya, ada virus-virus yang justru berevolusi menjadi semakin ganas,” imbuh Joel.
Semua varian HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dengan cara yang kurang lebih sama. Virus menempel pada sel CD4 (juga dikenal sebagai sel T), sejenis sel darah putih yang memimpin serangan melawan infeksi, dan menyebabkannya membengkak dan pecah.
Para peneliti menemukan bahwa varian VB meledakkan sel-sel itu dua kali lebih cepat, menyebabkan penurunan fungsi kekebalan yang lebih cepat.
Begitu jumlah CD4 turun di bawah tingkat tertentu, orang tersebut dianggap mengidap AIDS dan oleh karena itu rentan terhadap infeksi yang mengancam jiwa.
Lihat Juga :