2 Pedang Langka Era Kekaisaran Bizantium Ini Punya Bentuk Unik
Minggu, 06 Februari 2022 - 13:16 WIB
Para peneliti telah melakukan penggalian sistematis di Amorium sejak tahun 1988, mengarahkan mereka untuk menemukan dua pedang yang ditumbuk cincin. Pedang yang pertama, terpisah-pisah dan berkarat, ditemukan di atrium sebuah gereja pada tahun 1993.
Sementara pedang kedua ditemukan pada tahun 2001 di bagian bawah kota. Kedua pedang tersebut berasal dari abad ke-10 dan ke-11, selama periode Bizantium tengah (843 hingga 1204). Pedang kedua, ditemukan di kota yang lebih rendah, memiliki gagang sepanjang 14 sentimeter dan bilah bermata dua yang panjangnya sekitar 61 sentimeter.
“Dimensi pedang ini menunjukkan bahwa seorang prajurit Bizantium mungkin telah menggunakannya sebagai pedang opsional sekunder selama pertempuran,” kata Errikos Maniotis, seorang peneliti independen Universitas Tesalonika, Yunani dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Minggu (6/2/2022).
Baca juga; Samson, Nabi Tanpa Pengikut yang Membawa Pedang di Padang Mahsyar
Penemuan pedang di sebuah gereja mungkin "dianggap aneh," karena merupakan kebiasaan pada waktu itu untuk meletakkan senjata di tempat-tempat suci, kata pemimpin peneliti Errikos Maniotis, seorang peneliti independen yang memiliki gelar master dalam arkeologi Bizantium dari Aristoteles. Universitas Tesalonika, di Yunani.
Sementara pedang kedua ditemukan pada tahun 2001 di bagian bawah kota. Kedua pedang tersebut berasal dari abad ke-10 dan ke-11, selama periode Bizantium tengah (843 hingga 1204). Pedang kedua, ditemukan di kota yang lebih rendah, memiliki gagang sepanjang 14 sentimeter dan bilah bermata dua yang panjangnya sekitar 61 sentimeter.
“Dimensi pedang ini menunjukkan bahwa seorang prajurit Bizantium mungkin telah menggunakannya sebagai pedang opsional sekunder selama pertempuran,” kata Errikos Maniotis, seorang peneliti independen Universitas Tesalonika, Yunani dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Minggu (6/2/2022).
Baca juga; Samson, Nabi Tanpa Pengikut yang Membawa Pedang di Padang Mahsyar
Penemuan pedang di sebuah gereja mungkin "dianggap aneh," karena merupakan kebiasaan pada waktu itu untuk meletakkan senjata di tempat-tempat suci, kata pemimpin peneliti Errikos Maniotis, seorang peneliti independen yang memiliki gelar master dalam arkeologi Bizantium dari Aristoteles. Universitas Tesalonika, di Yunani.
Lihat Juga :