Stasiun Luar Angkasa Internasional Pensiun 2031, Dijatuhkan ke Samudra Pasifik
Sabtu, 05 Februari 2022 - 07:18 WIB
Dikutip dari laman natureworldnews, NASA mengatakan, niat untuk menonaktifkan ISS mewakili pergeseran ke sektor swasta untuk beroperasi di orbit rendah Bumi atau ruang di sekitar Bumi. Phil McAlister, Direktur Ruang Komersial di Nasa Headquarters, mengatakan bahwa sektor swasta secara teknis dan finansial mampu menciptakan dan mengelola tujuan ritel orbit rendah Bumi dengan bantuan NASA.
NASA memberikan kontrak kepada Axiom Space, sebuah perusahaan yang berbasis di Texas, pada tahun 2020 untuk membangun setidaknya satu modul layak huni untuk ISS. Proyek-proyek baru ini diharapkan dapat beroperasi dalam beberapa kapasitas sebelum ISS dinonaktifkan.
Baca juga; Biden Perpanjang Operasional Stasiun Luar Angkasa ISS hingga 2030
Dalam laporan pekan ini, NASA menyatakan ISS setelah pensiun akan dijatuhkan ke wilayah lautan yang dikenal sebagai Point Nemo. Ini adalah titik terjauh di Bumi dari daratan, juga dikenal sebagai kuburan pesawat ruang angkasa.
Banyak satelit tua dan puing-puing ruang angkasa lainnya telah jatuh di sana. Termasuk stasiun ruang angkasa Rusia Mir pada tahun 2001.
NASA memberikan kontrak kepada Axiom Space, sebuah perusahaan yang berbasis di Texas, pada tahun 2020 untuk membangun setidaknya satu modul layak huni untuk ISS. Proyek-proyek baru ini diharapkan dapat beroperasi dalam beberapa kapasitas sebelum ISS dinonaktifkan.
Baca juga; Biden Perpanjang Operasional Stasiun Luar Angkasa ISS hingga 2030
Dalam laporan pekan ini, NASA menyatakan ISS setelah pensiun akan dijatuhkan ke wilayah lautan yang dikenal sebagai Point Nemo. Ini adalah titik terjauh di Bumi dari daratan, juga dikenal sebagai kuburan pesawat ruang angkasa.
Banyak satelit tua dan puing-puing ruang angkasa lainnya telah jatuh di sana. Termasuk stasiun ruang angkasa Rusia Mir pada tahun 2001.
(wib)
Lihat Juga :