Ilmuwan Temukan Bukti Meteor Musnahkan Peradaban Suku Amerika Kuno

Jum'at, 04 Februari 2022 - 15:03 WIB
"Mikrometeorit ini memiliki jejak kimia. Peristiwa kosmik seperti asteroid dan ledakan komet meninggalkan sejumlah besar elemen langka yang dikenal sebagai platinum," kata Kennet Tankersley peneliti di University of Cincinnati seperti dikutip IFL Science, Jumat (4/2/2022).

Masalahnya, lanjut Tankersley, platinum juga terjadi pada letusan gunung berapi. Selanjutnya tim peneliti mencari elemen langka lain yang ditemukan di peristiwa nonterestrial seperti kawah tumbukan meteorit, yakni iridium. "Kami menemukan lonjakan keduanya, yakni iridium dan platinum," ujar Tankersley.

Secara keseluruhan, para peneliti mengatakan ini adalah bukti kuat bahwa daerah tersebut terkena ledakan udara. Semburan udara adalah ledakan hebat yang dihasilkan dari meteor atau komet besar yang merumput dengan atmosfer bumi sebelum memantul kembali ke luar angkasa.

BACA JUGA: 20 Game Google Tersembunyi yang dapat Dimainkan Tanpa Internet

Studi terbaru ini menunjukkan bahwa semburan udara kemungkinan memicu kebakaran di area hutan seluas 23.800 kilometer antara tahun 252 dan 383 M. Ini adalah periode waktu ketika astronom China mendokumentasikan lebih dari 60 komet dekat-Bumi.

Mungkin bukan kebetulan, peristiwa bencana ini juga tampaknya bertepatan dengan penurunan tiba-tiba budaya Hopewell. Kebanyakan orang dari peradaban kuno ini kemungkinan selamat dari insiden awal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!