Buru Unicorn! Ilmuwan Dunia Kepung Hutan Asia
Selasa, 11 Januari 2022 - 19:16 WIB
Sementara itu, beberapa potongan gambar yang pernah direkam menunjukkan ciri fisik khas saola termasuk tanduk besar dan tanda di wajah putih bersih.
Saola masuk dalam keluarga Bovidae bersama sapi, kerbau, kambing, domba, antelop, dan bison. Hewan ini merupakan mamalia besar dengan bobot antara 80--100 kilogram dan tinggi mencapai 85 sentimeter, mengutip Endangered Wildlife.
Mereka punya ciri khas kulit tebal berwarna kecokelatan dengan bercak atau pola putih pada wajah dan leher. Tanduk mereka bisa tumbuh hingga mencapai 50 sentimeter panjangnya, dua kali lipat dari ukuran kepala.
Sebutan unicorn tidak semata-mata datang dari kelangkaannya. William deBuys, seorang penulis yang terlibat dalam ekspedisi pencarian saola, mengungkapkan pada National Geographic kalau tanduk saola terbilang unik. Bila dilihat dari satu sisi, dua tanduk lurusnya tampak menyatu hingga menyerupai unicorn yang legendaris.
Saola masuk dalam keluarga Bovidae bersama sapi, kerbau, kambing, domba, antelop, dan bison. Hewan ini merupakan mamalia besar dengan bobot antara 80--100 kilogram dan tinggi mencapai 85 sentimeter, mengutip Endangered Wildlife.
Mereka punya ciri khas kulit tebal berwarna kecokelatan dengan bercak atau pola putih pada wajah dan leher. Tanduk mereka bisa tumbuh hingga mencapai 50 sentimeter panjangnya, dua kali lipat dari ukuran kepala.
Sebutan unicorn tidak semata-mata datang dari kelangkaannya. William deBuys, seorang penulis yang terlibat dalam ekspedisi pencarian saola, mengungkapkan pada National Geographic kalau tanduk saola terbilang unik. Bila dilihat dari satu sisi, dua tanduk lurusnya tampak menyatu hingga menyerupai unicorn yang legendaris.
(wbs)
Lihat Juga :