Seekor Musang Lapar Temukan 209 Koin Era Romawi yang Disembunyikan Dalam Gua
Selasa, 11 Januari 2022 - 14:52 WIB
Tim arkeolog kemudian melakukan penggalian dan menemukan total 209 koin yang berasal dari tahun 200 Masehi hingga 400 Masehi. Ini sesuai dengan periode Romawi Akhir, ketika orang barbar seperti Suebi tiba di semenanjung Iberia. (Baca juga; 9 Penemuan Koin Paling Menakjubkan 2021, Nomor 4 Perak Arab Rampasan Bajak Laut )
Fanjul percaya koin-koin itu disembunyikan oleh para pengungsi yang berlindung di daerah sekitar. "Kami pikir itu adalah cerminan dari ketidakstabilan sosial dan politik yang datang bersama dengan jatuhnya Roma dan kedatangan kelompok-kelompok barbar ke Spanyol utara," ujarnya.
Koin-koin tersebut saat ini sedang dibersihkan dan akan dipajang di Museum Arkeologi Asturias. Tim arkeolog berencana melakukan penggalian lebih lanjut di situs tersebut. Dia mengatakan penemuan ini menjadi timbunan koin Romawi terbesar yang ditemukan dalam gua di Spanyol. (Baca juga; Menelusuri Jejak Islam yang Tersembunyi dari Bangunan Bersejarah Kota Madrid )
Fanjul percaya penggalian lebih lanjut akan meningkatkan pemahaman tentang jatuhnya kekaisaran Romawi dan kebangkitan kerajaan abad pertengahan di Spanyol utara. "Kami pikir ini adalah situs yang ideal untuk belajar lebih banyak tentang orang-orang yang hidup melalui transisi ini," tuturnya.
Fanjul percaya koin-koin itu disembunyikan oleh para pengungsi yang berlindung di daerah sekitar. "Kami pikir itu adalah cerminan dari ketidakstabilan sosial dan politik yang datang bersama dengan jatuhnya Roma dan kedatangan kelompok-kelompok barbar ke Spanyol utara," ujarnya.
Koin-koin tersebut saat ini sedang dibersihkan dan akan dipajang di Museum Arkeologi Asturias. Tim arkeolog berencana melakukan penggalian lebih lanjut di situs tersebut. Dia mengatakan penemuan ini menjadi timbunan koin Romawi terbesar yang ditemukan dalam gua di Spanyol. (Baca juga; Menelusuri Jejak Islam yang Tersembunyi dari Bangunan Bersejarah Kota Madrid )
Fanjul percaya penggalian lebih lanjut akan meningkatkan pemahaman tentang jatuhnya kekaisaran Romawi dan kebangkitan kerajaan abad pertengahan di Spanyol utara. "Kami pikir ini adalah situs yang ideal untuk belajar lebih banyak tentang orang-orang yang hidup melalui transisi ini," tuturnya.
(wib)
Lihat Juga :