Mahalnya Pembangunan Reaktor Nuklir, Ini Perkiraan Biayanya

Selasa, 04 Januari 2022 - 19:19 WIB
Sedangkan pembangunan satu-satunya reaktor di Prancis dan Finlandia biayanya hampir empat kali lipat dan sekarang mencapai USD17,7 miliar hingga USD20 miliar (Rp286,9 triliun) per reaktor. Kedua proyek tersebut terlambat 10 tahun dari jadwal. (Baca juga; Jerman Tutup 3 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terakhir )

Dia pun menyebutkan, Pemerintah Jepang mengeluarkan biaya besar untuk memulihkan dan membersihkan pembangkit nuklir Fukushima yang meledak 9 tahun lalu. “Perkiraan biaya pembersihan dan kompensasi pemerintah Jepang adalah lebih dari USD300 miliar, dan terus meningkat,” tulisnya. (Baca juga; Bukan Nuklir dan Konfrontasi, Ini Kebijakan Kim Jong-un di Tahun 2022 )

Meskipun biaya pembangunan reaktor nuklir mahal, Bill Gates melalui perusahaan rintisan TerraPower membangun satu reaktor nuklir skala kecil untuk sumber tenaga listrik di Kemmerer, Wyoming. Pembangunan itu menelan biaya sekitar USD4 miliar (Rp57,3 triliun), setengah berasal dari TerraPower dan setengah lainnya dari Program Reaktor Tingkat Lanjut, Departemen Energi AS.

Pembangkit listrik tenaga nuklir ini direncanakan beroperasi pada tahun 2028 dan diproyeksikan mampu menyediakan listrik selama 60 tahun. “Satu hal penting yang harus disadari adalah pembangunan pertama selalu lebih mahal,” kata CEO TerraPower Chris Levesque dikutip dari laman CNBC, November 2021.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!