China Luncurkan Satelit Observasi Hiperspektral, Mampu Deteksi Sumber Mineral di Bumi

Senin, 27 Desember 2021 - 19:54 WIB


Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yaitu sebanyak 39 peluncuran pada tahun 2018 dan 2020. Dua peluncuran satelit lagi diharapkan dilaksanakan sebelum akhir 2021, sehingga jumlah total satelit yang dikirim ke orbit tahun ini menjadi 104. (Baca juga; 2 Taikonot Shenzhou-13 Selesaikan Misi Spacewalk Selama 6 Jam )

Direktur Eksplorasi Luar Angkasa pada Lunar Exploration and Space Program Center, di bawah China National Space Administration, Geng Yan mengatakan, China akan terus mendorong eksplorasi ruang angkasa. Program ambisius ini terlihat dari sejumlah peluncuran bersejarah tahun ini, termasuk misi Tianwen-1 ke Mars.

Pada bulan Mei, wahana Zhu Rong yang terdiri dari pengorbit, pendarat, dan penjelajah, berhasil mendarat di planet merah. Ini menjadikan China negara ketiga yang mampu medarat di Mars setelah Amerika Serikat dan bekas Uni Soviet. (Baca juga; Diam-diam, Arab Saudi Bangun Rudal Balistik Sendiri dengan Bantuan China )

China juga terus berupaya untuk menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasa pada tahun 2022. Tiangong berukuran sekitar seperempat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang dibangun oleh koalisi 16 negara.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!