Teleskop Terbesar dan Termahal, Roket Ariane 5 Sukses Luncurkan James Webb

Minggu, 26 Desember 2021 - 08:24 WIB
Dikutip dari laman newscientist, Kapton ini berfungsi sebagai perisai untuk menghalangi cahaya dari matahari, Bumi dan bulan untuk menjaga teleskop tetap dingin. Tanpa perisai ini, panas yang diserap dan dipancarkan kembali oleh observatorium akan merusak gambaran yang diperoleh. (Baca juga; Gantikan Tugas Hubble, Teleskop James Webb NASA Meluncur 24 Desember )

Setelah semua komponen teleskop berfungsi baik, operator JWST akan menyalakan berbagai instrumen elektronik dan mengujinya. Pada akhir Januari 2022, JWST akan mencapai posisi di titik L2, kemudian operator akan mengkalibrasi instrumennya selama lima bulan atau lebih. Setelah itu – jika semuanya berjalan lancar – JWST memulai misi sainsnya.



Misi ini memiliki empat pilar utama, untuk penelitian dan ilmu pengetahuan dalam astronomi. Cermin besar JWST memungkinkan untuk melihat objek antara 10 dan 100 kali lebih redup daripada yang dapat dilihat teleskop Hubble, dan secara detail 10 kali lebih akurat.

Jadi teleskop JWST mampu untuk melihat bintang dan galaksi yang terletak hingga 13,6 miliar tahun cahaya. Jika semuanya berjalan dengan baik, teleskop JWST yang menghabiskan anggaran USD10 miliar setidaknya mampu beroperasi selama 5,5 tahun untuk bertugas di luar angkasa.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!