Mars Terdeteksi Miliki Cadangan Air, Tersembunyi di Bawah Ngarai Sepanjang 4.000 Km

Kamis, 16 Desember 2021 - 19:01 WIB


"Neutron dihasilkan ketika partikel berenergi tinggi yang dikenal sebagai sinar kosmik galaksi menyerang Mars. Tanah yang lebih kering memancarkan banyak neutron daripada yang basah, sehingga kita dapat menyimpulkan berapa banyak air di dalam tanah dengan melihat neutron yang dipancarkannya," kata Alexey Malakhov Fisikawan dari Institut Penelitian Luar Angkasa dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

Wilayah yang mengandung hidrogen tinggi salah satunya di ngarai Valles Marineris dan tumpang tindih dengan Candor Chasma. Di wilayah ini, mineral biasanya mengandung sangat sedikit air, sehingga para peneliti percaya bahwa zat tersebut kemungkinan berupa es air di bawah permukaan. (Baca juga; Panen Sayuran Melimpah di Rumah Kaca Antartika, Pertanda Baik untuk Kolonisasi Mars )

Tapi bagaimana air itu bisa bertahan masih menjadi misteri. Kondisi tekanan dan suhu di ekuator Mars seharusnya tidak memungkinkan pembentukan cadangan air tersebut. Mungkin ada beberapa kombinasi kondisi geomorfologi yang tidak diketahui di Valles Marineris, yang memungkinkan menyimpan kandungan air.

Penemuan ini, setelah pengamatan antara Mei 2018 dan Februari 2021, sangat menarik untuk eksplorasi Mars. Tentu saja, membuat para ilmuwan semakin tertarik untuk mengunjungi Valles Marineris yang mempesona – sekaligus ngarai terbesar di Tata Surya kita.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!