Resor Mewah Abad Ke-5, Istana Sigiraya Melayang di Ketinggian 200 Meter

Selasa, 07 Desember 2021 - 16:35 WIB
Sigiraya memiliki taman yang indah dengan sistem pengairan yang unik di antara kaki gunung berbatu. Taman-taman dan kolam di Sigiriya merupakan lanskap tertua di dunia. Untuk mencapai ke sana para tamu melalui tangga dengan 1.200 anak tangga dan melalui jalan setapak tersusun apik di sisi gunung batu. (Baca juga; Reruntuhan Benteng Berusia 2.100 Tahun dari Kisah Hanukkah Yahudi Ditemukan )

Direktur Pendiri Arkeologi di Sigiriya, Senake Bandaranayake menjelaskan bahwa situs tersebut merupakan kombinasi brilian dari bentuk alami yang geometris dan dipadu arsitektur simetri dan asimetri. Taman-taman di Sigiriya terdiri dari tiga bagian berbeda tetapi saling terkait: taman air yang direncanakan secara simetris atau geometris; gua dan taman batu asimetris atau organik; taman berundak atau bertingkat yang mengelilingi batu, taman air (miniatur), dan taman istana di puncak batu.



Sistem air di Sigiraya dianggap sebagai keajaiban teknik karena penggunaan tenaga hidrolik, sistem terowongan bawah tanah, dan gaya gravitasi untuk menciptakan sistem kolam dan air mancur. “Sebuah mahakarya yang kompleks dari desain teknik irigasi," tulis Bandaranayake dalam esai Sigiriya: City, Palace and Royal Gardens.

Di dalam taman juga terdapat kolam, air mancur, aliran, dan platform yang dirancang dengan indah yang pernah menjadi tempat paviliun. “Sebagai perbandingan, itu akan terlihat mirip dengan resor mewah modern dengan taman dan kolam renang yang indah,” kata Sumedha Chandradasa, dosen pemandu wisata di Sri Lanka kepada bbc.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!