Temuan Baru, Istana Kuno Berusia 4.000 Tahun di China

Senin, 01 Januari 2024 - 08:03 WIB
loading...
Temuan Baru, Istana...
Istana di balik tembok kota tua China yang ditemukan masih dalam kondisi baik. (Foto: Reuters)
A A A
JAKARTA - Para arkeolog berhasil menemukan situs berusia 4.000 tahun berupa istana di dalam tembok kota tua China.

Melansir Xinhua, Senin (1/1/2024) situs istana tadi terletak di Xinmi, Provinsi Henan, China Tengah. Tembok kota sendiri diyakini telah dibangun selama zaman dinasti Xia, antara 2070 SM dan 1600 SM.

Para arkeolog sebenarnya menemukan sisa-sisa kota kuno ini beberapa tahun lalu di tepi timur Sungai Zhenshui. Namun, baru dipublikasikan pada 2023. Situs istana ini berbentuk area persegi panjang seluas 176.000 meter persegi.

Sisa-sisa istana ini berukuran sekitar 60 kali 30 meter di atas area lebih dari 1.800 meter persegi. Bangunan ini menjulang tinggi di bagian tengah dan rendah di keempat sisinya, dengan permukaan datar dan barisan lubang kolom yang terdistribusi dengan rata. Istana di balik tembok kota tua ini terlihat terawat baik. Melihat bentuk bangunan, arkeolog memperkirakannya terkait dengan Budaya Longshan.

Baca Juga: Sisa-sisa Kota Kuno Bekas Kerajaan China Pertama Ditemukan

Sisa-sisa istana terdiri dari struktur dasar yang dibangun dengan teknik konstruksi tanah menggunakan bahan mentah yang dipadatkan seperti tanah, kapur, atau kapur. Budaya ini terkait peradaban kuno yang kini menjadi Provinsi Henan dan wilayah sekitarnya.

Situs ini memberikan wawasan tentang gaya konstruksi kuno. Lubang-lubang dalam struktur tersebut memberikan gambaran tentang seperti apa kompleks kuno tersebut pada masa lalu."Dasar konstruksi tersebut milik kompleks perumahan dengan teras di selatan dan utara, lorong di timur dan barat, dan sebuah halaman di tengah," kata Li Bo, kepala tim penggalian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved