United Airlines Cetak Sejarah, Pakai BBM Campuran Minyak Nabati
Jum'at, 03 Desember 2021 - 08:57 WIB
Dikutip dari laman today.in-24, CEO United Airlines Scott Kirby, yang ikut dalam penerbangan itu mengatakan bahwa penggunaan bahan bakar berkelanjutan atau SAF merupakan tonggak penting untuk mewujudkan dekarbonisasi dalam industri penerbangan. (Baca juga; Garuda Tutup Sebagian Rute Penerbangan, Pelita Air dan TransNusa Bakal Ambil Alih )
Sementara itu, GE Aviation menyebutkan, bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) yang digunakan United Airlines adalah drop-in ready. Artinya, dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar Jet A dan Jet A-1 konvensional tanpa perlu modifikasi mesin atau struktur dari pesawat terbang.
“Bahan bakar penerbangan berkelanjutan dapat diproduksi dari 60 bahan baku yang berbeda, termasuk minyak nabati, ganggang, lemak, aliran limbah, alkohol, gula, CO2. Departemen Energi memperkirakan bahwa Amerika Serikat memiliki sumber daya untuk memproduksi 50 hingga 60 miliar galon SAF per tahun,“ demikian laporan GE Aviation.
Departemen Energi menyebutkan, sekitar 1 miliar ton biomassa dapat dikumpulkan setiap tahun di AS, sehingga mampu menghasilkan sekitar 50–60 miliar galon biofuel rendah karbon seperti SAF. United Airlines mengatakan bahwa program Eco-Skies Alliance telah berkontribusi pada pembelian lebih dari 7 juta galon SAF tahun ini.
Sementara itu, GE Aviation menyebutkan, bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) yang digunakan United Airlines adalah drop-in ready. Artinya, dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar Jet A dan Jet A-1 konvensional tanpa perlu modifikasi mesin atau struktur dari pesawat terbang.
“Bahan bakar penerbangan berkelanjutan dapat diproduksi dari 60 bahan baku yang berbeda, termasuk minyak nabati, ganggang, lemak, aliran limbah, alkohol, gula, CO2. Departemen Energi memperkirakan bahwa Amerika Serikat memiliki sumber daya untuk memproduksi 50 hingga 60 miliar galon SAF per tahun,“ demikian laporan GE Aviation.
Departemen Energi menyebutkan, sekitar 1 miliar ton biomassa dapat dikumpulkan setiap tahun di AS, sehingga mampu menghasilkan sekitar 50–60 miliar galon biofuel rendah karbon seperti SAF. United Airlines mengatakan bahwa program Eco-Skies Alliance telah berkontribusi pada pembelian lebih dari 7 juta galon SAF tahun ini.
(wib)
Lihat Juga :