United Airlines Cetak Sejarah, Pakai BBM Campuran Minyak Nabati

Jum'at, 03 Desember 2021 - 08:57 WIB
loading...
United Airlines Cetak...
United Airlines membuat sejarah dengan melakukan penerbangan komersial pertama yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan pada 1 Desember 2021. Foto/today.in-24
A A A
WASHINGTON - United Airlines membuat sejarah dengan melakukan penerbangan komersial pertama yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan pada 1 Desember 2021. Pesawat Boeing 737 MAX 8 milik United Airlines menyelesaikan rute Chicago dan Washington DC, menggunakan “bahan bakar penerbangan berkelanjutan” atau “sustainable aviation fuel” (SAF).

Dikutip dari laman gizmodo, penerbangan Boeing 737 MAX 8 yang membawa 100 penumpang dan menghabiskan sekitar 500 galon bahan bakar SAF. Bahan bakar alternatif ini terdiri dari campuran lemak, minyak goreng, dan gemuk, yang diproduksi oleh perusahaan World Energy.

United Airlines mengatakan campuran bahan bakar ini menghasilkan karbon dioksida 80% lebih sedikit daripada bahan bakar alternatif konvensional. Otoritas penerbangan setempat baru mengizinkan satu mesin saja yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, jadi satu mesin lainnya masih menggunakan bahan bakar konvensional.

Satu mesin pesawat Boeing 737 MAX 8 yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan ini dikembangkan CFM International. Mesin pesawat yang disebut LEAP-1B, dikembangkan perusahaan patungan antara GE Aviation dan Safran Aircraft Engines. (Baca juga; Angkatan Udara Inggris Sukses Terbangkan Pesawat Gunakan Bahan Bakar Sintetis )

Dikutip dari laman today.in-24, CEO United Airlines Scott Kirby, yang ikut dalam penerbangan itu mengatakan bahwa penggunaan bahan bakar berkelanjutan atau SAF merupakan tonggak penting untuk mewujudkan dekarbonisasi dalam industri penerbangan. (Baca juga; Garuda Tutup Sebagian Rute Penerbangan, Pelita Air dan TransNusa Bakal Ambil Alih )

Sementara itu, GE Aviation menyebutkan, bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) yang digunakan United Airlines adalah drop-in ready. Artinya, dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar Jet A dan Jet A-1 konvensional tanpa perlu modifikasi mesin atau struktur dari pesawat terbang.

“Bahan bakar penerbangan berkelanjutan dapat diproduksi dari 60 bahan baku yang berbeda, termasuk minyak nabati, ganggang, lemak, aliran limbah, alkohol, gula, CO2. Departemen Energi memperkirakan bahwa Amerika Serikat memiliki sumber daya untuk memproduksi 50 hingga 60 miliar galon SAF per tahun,“ demikian laporan GE Aviation.

Departemen Energi menyebutkan, sekitar 1 miliar ton biomassa dapat dikumpulkan setiap tahun di AS, sehingga mampu menghasilkan sekitar 50–60 miliar galon biofuel rendah karbon seperti SAF. United Airlines mengatakan bahwa program Eco-Skies Alliance telah berkontribusi pada pembelian lebih dari 7 juta galon SAF tahun ini.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved