Jangan Melihat Langsung Asteroid yang Meluncur ke Bumi, Ini Alasannya
Selasa, 30 November 2021 - 10:12 WIB
Duffy mengatakan, banyaknya masyarakat yang melihat langsung ketika meteor jatuh di Chelyabinsk menyebabkan mereka cedera. "Mereka melihat bola api besar yang menyala di langit denga tingkat kecerahan yang hampir sama dengan matahari tanpa memakai kacamata pelindung menyebabkan retina mereka sakit," katanya.
Batu ruang angkasa besar terakhir yang masuk ke bumi adalah meteor Chelyabinsk yang terbakar di atas Rusia pada Februari 2013. Cahaya dari meteor itu terlihat lebih terang dari matahari dan terlihat hingga jarak 100 km.
NASA kini telah memulai misi yang dapat mencegah situasi serupa dengan Chelyabinsk. NASA akan menembakkan rudal bermuatan bahan peledak ke asteroid besar untuk mengubah jalur orbitnya.
BACA JUGA: Porsche Segera Ganti Konsep Dealer Mobil Jadi Seperti Apple Store
Misi Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA meluncurkan roket SpaceX pada 24 November 2021 dengan rudal yang diperkirakan akan menghantam Dimorphos pada September 2022.
Batu ruang angkasa besar terakhir yang masuk ke bumi adalah meteor Chelyabinsk yang terbakar di atas Rusia pada Februari 2013. Cahaya dari meteor itu terlihat lebih terang dari matahari dan terlihat hingga jarak 100 km.
NASA kini telah memulai misi yang dapat mencegah situasi serupa dengan Chelyabinsk. NASA akan menembakkan rudal bermuatan bahan peledak ke asteroid besar untuk mengubah jalur orbitnya.
BACA JUGA: Porsche Segera Ganti Konsep Dealer Mobil Jadi Seperti Apple Store
Misi Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA meluncurkan roket SpaceX pada 24 November 2021 dengan rudal yang diperkirakan akan menghantam Dimorphos pada September 2022.
(ysw)
Lihat Juga :