Kamar Budak Zaman Romawi Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Kota Pompeii
Senin, 08 November 2021 - 17:03 WIB
Gabriel Zuchtriegel, Director-General of Pompeii's Archaeological Park, menyatakan bahwa temuan di situs Pompeii sebagai jendela realitas dari orang-orang terdahulu dalam sumber-sumber sejarah. Zuchtriegel menegaskan, ini tentu saja salah satu penemuan paling menarik selama dirinya sebagai seorang arkeolog.
"Harta karun di sini adalah pengalaman manusia, dalam hal ini anggota masyarakat kuno yang paling rentan, di mana ruangan ini merupakan kesaksian yang unik," kata Zuchtriegel.
Vila Civita Giuliana, di luar tembok kota Pompeii, pertama kali digali pada tahun 2017. Sejak itu beberapa penemuan menakjubkan telah ditemukan, termasuk kereta upacara dan istal.
Pada November 2020, tim di Taman Arkeologi Pompeii dapat menggunakan sisa-sisa kehidupan manusia di vila dan membuat replika gips dua manusia yang meninggal di sana dalam letusan Gunung Vesuvius.
"Harta karun di sini adalah pengalaman manusia, dalam hal ini anggota masyarakat kuno yang paling rentan, di mana ruangan ini merupakan kesaksian yang unik," kata Zuchtriegel.
Vila Civita Giuliana, di luar tembok kota Pompeii, pertama kali digali pada tahun 2017. Sejak itu beberapa penemuan menakjubkan telah ditemukan, termasuk kereta upacara dan istal.
Pada November 2020, tim di Taman Arkeologi Pompeii dapat menggunakan sisa-sisa kehidupan manusia di vila dan membuat replika gips dua manusia yang meninggal di sana dalam letusan Gunung Vesuvius.
Lihat Juga :