Meta Digugat Aplikasi Phhhoto Gegara Fitur Boomerang di Instagram
Minggu, 07 November 2021 - 15:04 WIB
Phhhoto menolak, tetapi Hurren kemudian menawarkan untuk memasukkan konten Phhhoto ke dalam Feed News pengguna Facebook. Setelah berinvestasi besar-besaran dalam proyek tersebut, Phhhoto mengatakan Hurren mengutip percakapan hukum internal yang mencegah kedua perusahaan bergerak maju.
Gugatan ini mengklaim, pada Maret 2015, pengaturan Instagram berubah sehingga pengguna Phhhoto tidak bisa menemukan teman mereka di Instagram.
Menurut klaim Phhhoto, Hurren mengatakan ke timnya, perusahaan itu kesal karena jumlah pengguna Phhhoto tumbuh berkat hubungannya dengan Instagram.
BACA JUGA: Keren, Mazda Siapkan Fitur Canggih yang Bisa Deteksi Kesehatan Pengemudi
Dan saat Phhhoto meluncurkan versi Android pada Oktober 2015, Instagram tiba-tiba memperkenalkan Boomerang yang disebut Phhhoto sebagai kloningan produknya. Maret 2016, kontennya diblokir di Instagram.
Phhhoto menyebut, kecurigaannya dikonfirmasi pada 2018, ketika Parlemen Inggris merilis cache dokumen, terkait dugaan praktek anti persaingan dan pengumpulan data Facebook .
Sementara itu, juru bicara Meta dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Gugatan ini tidak berdasar dan kami akan membela diri dengan penuh semangat."
Gugatan ini mengklaim, pada Maret 2015, pengaturan Instagram berubah sehingga pengguna Phhhoto tidak bisa menemukan teman mereka di Instagram.
Menurut klaim Phhhoto, Hurren mengatakan ke timnya, perusahaan itu kesal karena jumlah pengguna Phhhoto tumbuh berkat hubungannya dengan Instagram.
BACA JUGA: Keren, Mazda Siapkan Fitur Canggih yang Bisa Deteksi Kesehatan Pengemudi
Dan saat Phhhoto meluncurkan versi Android pada Oktober 2015, Instagram tiba-tiba memperkenalkan Boomerang yang disebut Phhhoto sebagai kloningan produknya. Maret 2016, kontennya diblokir di Instagram.
Phhhoto menyebut, kecurigaannya dikonfirmasi pada 2018, ketika Parlemen Inggris merilis cache dokumen, terkait dugaan praktek anti persaingan dan pengumpulan data Facebook .
Sementara itu, juru bicara Meta dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Gugatan ini tidak berdasar dan kami akan membela diri dengan penuh semangat."
(ysw)
Lihat Juga :