Ilmuwan Memperkirakan Tabrakan Bintang Neutron Menghasilkan Lebih Banyak Emas

Kamis, 04 November 2021 - 15:32 WIB
Kemudian melalui serangkaian reaksi nuklir yang disebut proses-r dapat mengubah material tersebut menjadi elemen berat (SN: 22/4/16). Proses-r adalah sebuah proses nukleosintesis, yang terjadi pada supernova yang mengalami keruntuhan inti sehingga terbentuk hampir separo inti atom yang kaya akan neutron, yaitu logam berat.

Berapa banyak material yang lolos ke luar angkasa, jika ada, bergantung pada berbagai faktor. Misalnya, dalam tabrakan bintang neutron dan lubang hitam, maka lubang hitam harus relatif kecil. “Atau tidak ada harapan sama sekali. Ini akan segera menelan bintang neutron, tanpa mengeluarkan apa pun,” kata astrofisikawan Hsin-Yu Chen dari MIT.

Chen dan rekan-rekan ilmuwan mempertimbangkan berbagai kemungkinan untuk tumbukan bintang neutron dan lubang hitam, seperti distribusi massa dan seberapa cepat berputarnya. Tim kemudian menghitung massa yang dikeluarkan oleh setiap jenis tabrakan di bawah kondisi yang bervariasi tersebut. (Baca juga;Planet Pertama di Luar Galaksi Bima Sakti dengan Ukuran Setara Saturnus Ditemukan)

Dalam kebanyakan skenario, penggabungan bintang neutron-lubang hitam menghasilkan jumlah elemen berat yang lebih kecil daripada duo bintang neutron. Dalam satu kasus hanya sekitar seperseratus jumlahnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!