Elon Musk Cuit Puisi Mandarin di Twitter, Ini Maknanya?
Rabu, 03 November 2021 - 13:39 WIB
Puisi itu diyakini pertama kali diterbitkan pada tahun 430 dalam sebuah teks klasik berjudul "A New Account of Tales of the Dunia."
Dalam baitnya, puisi kuno itu menggunakan kacang sebagai alegori untuk menggambarkan konflik antara Cao Zhi dan kakak laki-lakinya yang kuat, Cao Pi.
Puisi tersebut menggambarkan hubungan antara dua bersaudara dari keluarga kerajaan selama periode Tiga Kerajaan yang berperang di China, demikian dikutip dari Insider, Rabu (3/11/2021).
Legenda mengatakan bahwa saudara penyair Cao Zhi, Cao Pi, mengambil alih takhta salah satu kerajaan Tiongkok kuno. Cao Pi adalah penguasa yang cemburu dan menuduh Cao Zhi mencoba merebutnya.
Dia memanggil Cao Zhi ke pengadilan dan menyuruhnya membuat puisi dalam tujuh langkah yang akan meyakinkan raja bahwa dia tidak bersalah. Cao Zhi menurutinya, dan membaca kalimat di atas, membandingkan kacang itu dengan dirinya dan Cao Pi.
Dalam baitnya, puisi kuno itu menggunakan kacang sebagai alegori untuk menggambarkan konflik antara Cao Zhi dan kakak laki-lakinya yang kuat, Cao Pi.
Puisi tersebut menggambarkan hubungan antara dua bersaudara dari keluarga kerajaan selama periode Tiga Kerajaan yang berperang di China, demikian dikutip dari Insider, Rabu (3/11/2021).
Legenda mengatakan bahwa saudara penyair Cao Zhi, Cao Pi, mengambil alih takhta salah satu kerajaan Tiongkok kuno. Cao Pi adalah penguasa yang cemburu dan menuduh Cao Zhi mencoba merebutnya.
Dia memanggil Cao Zhi ke pengadilan dan menyuruhnya membuat puisi dalam tujuh langkah yang akan meyakinkan raja bahwa dia tidak bersalah. Cao Zhi menurutinya, dan membaca kalimat di atas, membandingkan kacang itu dengan dirinya dan Cao Pi.
Lihat Juga :