Ini Dia Daftar Negara Paling Tak Beradab di Dunia Digital, Posisi Indonesia Mengejutkan
Selasa, 05 Oktober 2021 - 16:00 WIB
Tak hanya itu, DCI juga melihat aspek micro-aggression atau tindakan pelecehan terhadap kelompok marginal (kelompok etnis atau agama tertentu, perempuan, kelompok difabel, kelompok LGBTQ dan lainnya) hingga ke penipuan, doxing, rekrutmen kegiatan radikal dan teror, serta pornografi. Semakin tinggi skala DCInya, semakin rendah tingkat kesopanan pengguna internet di negara tersebut.
Tahun 2019 di laporan tahunan yang sama, Indonesia juga menduduki peringkat pertama sebagai negara paling tidak sopan se-Asia Tenggara dengan perolehan skor DCI mencapai 67 poin, selisih sepuluh poin dibandingkan dengan tahun 2020.
Baca juga : Rolls-Royce Tampilkan Bentuk Utuh Mobil Termahal di Dunia Harganya Rp400 Miliar
Perubahan ini dikarenakan adanya penurunan sebanyak 16 poin DCI dari kalangan orang dewasa, meskipun untuk kalangan remaja, angkanya tetap sama. Resiko terbesar Indonesia adalah maraknya berita hoax dan penipuan yang naik 13%, dan ujaran kebencian naik yang naik 5%. Sedangkan persentase diskriminasi yang dialami orang Indonesia turun 2% dibanding tahun lalu.
Sejak pandemi, sebanyak 4 dari 10 responden survey ini menilai kesopanan pengguna internet Indonesia lebih baik dari tahun lalu. Namun, hampir 5 dari 10 orang mengaku terlibat dalam bullying dan 19% responden mengaku sebagai target.
Tahun 2019 di laporan tahunan yang sama, Indonesia juga menduduki peringkat pertama sebagai negara paling tidak sopan se-Asia Tenggara dengan perolehan skor DCI mencapai 67 poin, selisih sepuluh poin dibandingkan dengan tahun 2020.
Baca juga : Rolls-Royce Tampilkan Bentuk Utuh Mobil Termahal di Dunia Harganya Rp400 Miliar
Perubahan ini dikarenakan adanya penurunan sebanyak 16 poin DCI dari kalangan orang dewasa, meskipun untuk kalangan remaja, angkanya tetap sama. Resiko terbesar Indonesia adalah maraknya berita hoax dan penipuan yang naik 13%, dan ujaran kebencian naik yang naik 5%. Sedangkan persentase diskriminasi yang dialami orang Indonesia turun 2% dibanding tahun lalu.
Sejak pandemi, sebanyak 4 dari 10 responden survey ini menilai kesopanan pengguna internet Indonesia lebih baik dari tahun lalu. Namun, hampir 5 dari 10 orang mengaku terlibat dalam bullying dan 19% responden mengaku sebagai target.
(wsb)
Lihat Juga :