Kuburan Massal Tentara Salib Selama Perang Abad ke-13 Ditemukan di Lebanon

Selasa, 21 September 2021 - 10:47 WIB
Tim memeriksa kuburan untuk melihat lebih dekat tumpukan tulan g yang menunjukkan banyak tentara yang tewas saat mereka melarikan diri dari pertempuran. Tulang lainnya memiliki luka pedang di bagian belakang leher, menunjukkan bahwa mereka mungkin adalah tawanan yang dieksekusi setelah pertempuran.

Dr Richard Mikulski dari Bournemouth University, yang menggali dan menganalisis sisa-sisa kerangka menjelaskan bahwa semua kerangka adalah laki-laki remaja atau dewasa. Bukti-bukti menunjukkan bahwa mereka adalah pejuang yang bertempur ketika Sidon diserang.

"Ketika kami menemukan begitu banyak luka senjata pada tulang saat kami menggalinya, saya tahu kami telah membuat penemuan khusus," katanya dikutip dari Dailymail, Selasa (21/9/2021).

Dr Piers Mitchell dari University of Cambridge, yang merupakan ahli tentara salib dalam proyek tersebut, menjelaskan, Catatan Tentara Salib memberi tahu bahwa Raja Louis IX dari Prancis sedang berperang di Tanah Suci pada saat serangan di Sidon pada tahun 1253.

"Dia pergi ke kota setelah pertempuran dan secara pribadi membantu mengubur mayat-mayat. Bukankah menakjubkan jika Raja Louis sendiri yang membantu menguburkan mayat-mayat ini," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!