Mengenal Teknologi Perbaikan Mesin Rotary Raksasa ala Sulzer Indonesia
Rabu, 15 September 2021 - 23:05 WIB
Divisi President Rotating Equipment Services (RES) Sulzer yang berpusat di Swiss Daniel Bischofberger menyebut bahwa di masa pandemi Covid-19 pihaknya tetap optimistis melihat peluang pertumbuhan yang ada di Indonesia.
Menurut Daniel, ada dua mesin besar yang ada di workshop baru Sulzer. Yang pertama, 3 Axis Large CNC Vertical Lathe Machine dengan kapasitas 60 ton. Fungsinya untuk melakukan perbaikan dan manufaktur turbine disk, diaphragm, casing, impeller, blade carrier dan komponen stationery lainnya.
Mesin besar lainnya adalah 5 Axis Large CNC Bridge Type Milling Machine, dengan kapasitas maksimal 50 ton. Tugasnya melakukan proses perbaikan dan manufaktur large diaphragm, large stationery blade holder, large casing, compressor, pump case, pump baseframe, canister dan komponen lainnya.
BACA JUGA: Traveloka Eats Klaim Sudah Hapus Semua Menu Olahan Daging Anjing
”Ada juga area untuk melakukan service Light Industrial Turbine (LIT) termasuk turbine aeroderivative, fasilitas perbaikan komponen hot gas path (HGP) component repair, area welding, dan area benchworking,” tutup Daniel.
Menurut Daniel, ada dua mesin besar yang ada di workshop baru Sulzer. Yang pertama, 3 Axis Large CNC Vertical Lathe Machine dengan kapasitas 60 ton. Fungsinya untuk melakukan perbaikan dan manufaktur turbine disk, diaphragm, casing, impeller, blade carrier dan komponen stationery lainnya.
Mesin besar lainnya adalah 5 Axis Large CNC Bridge Type Milling Machine, dengan kapasitas maksimal 50 ton. Tugasnya melakukan proses perbaikan dan manufaktur large diaphragm, large stationery blade holder, large casing, compressor, pump case, pump baseframe, canister dan komponen lainnya.
BACA JUGA: Traveloka Eats Klaim Sudah Hapus Semua Menu Olahan Daging Anjing
”Ada juga area untuk melakukan service Light Industrial Turbine (LIT) termasuk turbine aeroderivative, fasilitas perbaikan komponen hot gas path (HGP) component repair, area welding, dan area benchworking,” tutup Daniel.
(dan)
Lihat Juga :