Amerika Serikat Khawatir China Akan Mulai Perang di Luar Angkasa

Minggu, 12 September 2021 - 08:01 WIB
Seperti diketahui, Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat ini merupakan pesaing terbesar Joe Biden saat perlombaan antariksa baru dibuka. Mereka berdua bekerja pada teknologi anti-satelit serupa yang membuat para pemimpin militer waspada.

Itu karena komunikasi dan satelit GPS adalah kunci operasi militer di banyak negara. Jika satelit mengalami kegagalan, itu dapat menempatkan militer mana pun pada kerugian taktis yang serius.

BACA JUGA: Honda Siap Tes Kendaraan Otonom Terbaru di Jepang

Di bawah kepemimpinan Donald Trump, hubungan AS-China memburuk setelah mendirikan Angkatan Luar Angkasa, yang merupakan angkatan militer baru di AS. Trump ingin menjadikan AS kekuatan global yang dominan di luar angkasa, yang telah mendorong kekuatan dunia lain untuk mengikutinya.

Badan Antariksa Nasional China kini telah meluncurkan pesawat ruang angkasa Shenzou-12 yang akan membawa tiga astronot ke stasiun ruang angkasa baru Tiangong, untuk pertama kalinya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!