Amerika Serikat Khawatir China Akan Mulai Perang di Luar Angkasa

Minggu, 12 September 2021 - 08:01 WIB
loading...
Amerika Serikat Khawatir...
Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sudah mengingatkan Presiden AS Joe Biden terhadap kemungkinan serangan China terhadap aset luar angkasa mereka. Foto/dok
A A A
WASHINGTON - Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat sudah mengingatkan Presiden AS Joe Biden terhadap kemungkinan serangan China terhadap aset luar angkasa mereka.

Apalagi saat ini China memiliki rudal yang dapat diluncurkan dari darat ke luar angkasa untuk menghancurkan satelit yang ada di luar angkasa.

Kepala Angkatan Luar Angkasa AS, John Raymond mengklaim Beijing telah membangun sejumlah besar teknologi luar angkasa yang dapat memerangi satelit AS. Ini termasuk jammer reversibel dari sistem GPS AS, yang menyediakan navigasi dengan ketepatan waktu dan komunikasi satelit.

BACA: Militer AS Bangun Laboratorium Baru untuk Angkatan Luar Angkasa

Raymond mengatakan, China memiliki rudal yang dapat diluncurkan dari darat dan menghancurkan satelit.

"Saya yakin bahwa kemampuan yang mereka kembangkan ini akan digunakan oleh mereka dalam upaya mereka dalam setiap potensi konflik," katanya seperti dikutip Express.co.uk, Sabtu (11/9/2021).

Seperti diketahui, Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat ini merupakan pesaing terbesar Joe Biden saat perlombaan antariksa baru dibuka. Mereka berdua bekerja pada teknologi anti-satelit serupa yang membuat para pemimpin militer waspada.

Itu karena komunikasi dan satelit GPS adalah kunci operasi militer di banyak negara. Jika satelit mengalami kegagalan, itu dapat menempatkan militer mana pun pada kerugian taktis yang serius.

BACA JUGA: Honda Siap Tes Kendaraan Otonom Terbaru di Jepang

Di bawah kepemimpinan Donald Trump, hubungan AS-China memburuk setelah mendirikan Angkatan Luar Angkasa, yang merupakan angkatan militer baru di AS. Trump ingin menjadikan AS kekuatan global yang dominan di luar angkasa, yang telah mendorong kekuatan dunia lain untuk mengikutinya.

Badan Antariksa Nasional China kini telah meluncurkan pesawat ruang angkasa Shenzou-12 yang akan membawa tiga astronot ke stasiun ruang angkasa baru Tiangong, untuk pertama kalinya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Astronot China Rekam...
Astronot China Rekam Aktivitas Cukur Rambut di Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Pertama Kali, China...
Pertama Kali, China Pamerkan Penampilan Utuh Stasiun Luar Angkasa Tiangong
NASA Siap Bantu ISRO...
NASA Siap Bantu ISRO Bangun Stasiun Luar Angkasa India
China Kirim Astronot...
China Kirim Astronot Termuda ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Fokus Eksplorasi Luar...
Fokus Eksplorasi Luar Angkasa, China Ingin Tanam Sayuran Skala Besar di Tiangong
5 Bulan Bertugas di...
5 Bulan Bertugas di Stasiun Luar Angkasa Tiangong, Astronot Shenzhou 16 Mendarat Selamat
Siapa Bella 1? Kapal...
Siapa Bella 1? Kapal Tanker Rusia Beroperasi dalam Armada Bayangan
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Pentagon Kembangkan...
Pentagon Kembangkan 25 Senjata Rahasia Baru, Ini Bocorannya
Rekomendasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved