Taliban Kuasai Mesin Biometrik, Simpatisan AS di Afghanistan Kini Terancam

Senin, 23 Agustus 2021 - 16:05 WIB
BACA JUGA: Bumi Baru Saja Dilintasi Asterois Super Besar

Sebelum jatuh ke Taliban , Pemerintah Afghanistan juga telah menggunakan biometrik untuk mengumpulkan data warganya. Otoritas Informasi dan Statistik Nasional Afghanistan telah memproses lebih dari enam juta aplikasi untuk kartu identitas biometrik e-Tazkira, yang mencakup sidik jari, pemindaian iris mata, dan foto.

Biometrik, termasuk pengenalan wajah, juga digunakan untuk memeriksa pendaftaran pemilih pada pemilu 2019. Negara ini bahkan meluncurkan daftar bisnis dan berencana untuk mengumpulkan data biometrik dari siswa di madrasah.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!