Astronom Temukan Komet Raksasa, Capai Jarak Terdekat Matahari Pada 2031

Rabu, 28 Juli 2021 - 08:25 WIB
"Kami memiliki hak istimewa untuk menemukan mungkin komet terbesar yang pernah dilihat atau setidaknya lebih besar dari yang dipelajari dengan baik," kata Profesor Gary Bernstein, penemu komet itu bersama mahasiswa pascasarjana jurusan fisika dan astronomi Universitas Pennsylvania Pedro Bernardinelli.

Kesempatan yang tidak biasa untuk mempelajari komet inbound ini akan memberikan kesempatan kepada para astronom untuk lebih memahami asal usul dan komposisi komet. Ini mungkin hanya salah satu dari banyak komet raksasa yang berasal dari Awan Oort.

Komet Bernardinelli-Bernstein berasal dari objek Awan Oort, sekelompok objek es yang terisolasi yang lebih jauh dari apa pun di tata surya kita. Para ilmuwan percaya dari sinilah komet berasal, tetapi mereka tidak pernah benar-benar mengamati objek di dalam Awan Oort.

BACA JUGA: Begini Cara Hasilkan Uang Lewat Monetisasi Twitter

Awan Oort terletak antara 2.000 dan 100.000 unit astronomi dari matahari. Akhirnya, pesawat ruang angkasa NASA seperti Voyager 1 dan 2, serta New Horizons akan mencapai Awan Oort. Tetapi pada saat mereka melakukannya, sumber daya mereka akan mati selama berabad-abad.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!