Dampak Perubahan Iklim, Petir Tewaskan 38 Orang hanya Dalam 24 Jam

Rabu, 14 Juli 2021 - 05:11 WIB
Musim monsun musim panas di India berlangsung dari Juni hingga September setiap tahun, ditandai dengan curah hujan dan kelembapan yang tinggi. Ketika tingkat kelembaban meningkat dan suhu permukaan tanah tinggi menciptakan kondisi ideal untuk awan guntur, seperti awan Cumulonimbus.

Petir selalu menjadi ciri musim hujan, tetapi tampaknya fenomena ini baru-baru ini menjadi lebih sering, lebih intens, dan lebih mematikan.

BACA JUGA: Asyik, Seluruh Staf Microsoft Diguyur Bonus Rp21,7 Juta Selama Pandemi

Menurut statistik dari Otoritas Manajemen Bencana Nasional India, yang dikutip oleh Hindustan Times, sambaran petir telah menewaskan hampir 2.000 orang setiap tahun di India sejak 2004.

Angka itu hampir dua kali lipat jumlah kematian tahunan yang tercatat pada akhir 1960-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!