Jadi Rebutan di Indonesia, Ahli Pastikan Penggunaan Ivermectin Belum Teruji
Jum'at, 09 Juli 2021 - 20:50 WIB
Para peneliti yang menguji obat pembasmi kutu rambut Ivermectin sebagai obat yang mungkin dapat digunakan untuk menyembuhkan COVID-19 berhasil menemukan titik terang dalam uji klinis yang dilakukan di laboratorium.
Namun penelitian tersebut masih berada dalam tahap awal dan obat ini belum pernah diuji pada penderita COVID-19. Masih banyak hal yang belum kita ketahui, termasuk dosis yang tepat dan bagaimana memberikannya kepada mereka yang terjangkit coronavirus.
Jadi jika Anda berencana untuk membeli Ivermectin, pikirkan sekali lagi. Perusahaan farmasi yang memproduksi Ivermectin, MSD, juga telah menyumbangkan obat tersebut pada negara-negara berkembang untuk mengobati kebutaan sungai dan kaki gajah selama 30 tahun terakhir.
Bila digunakan pada dosis yang sesuai, Ivermectin biasanya dapat ditoleransi.
Beberapa efek samping yang cukup sering terjadi di antaranya diare, mual, pusing, dan rasa kantuk.
Sementara efek samping lain yang tidak terlalu lumrah termasuk rasa letih, sakit perut, sembelit, muntah, tubuh gemetar, ruam, dan rasa gatal.
Namun penelitian tersebut masih berada dalam tahap awal dan obat ini belum pernah diuji pada penderita COVID-19. Masih banyak hal yang belum kita ketahui, termasuk dosis yang tepat dan bagaimana memberikannya kepada mereka yang terjangkit coronavirus.
Jadi jika Anda berencana untuk membeli Ivermectin, pikirkan sekali lagi. Perusahaan farmasi yang memproduksi Ivermectin, MSD, juga telah menyumbangkan obat tersebut pada negara-negara berkembang untuk mengobati kebutaan sungai dan kaki gajah selama 30 tahun terakhir.
Bila digunakan pada dosis yang sesuai, Ivermectin biasanya dapat ditoleransi.
Beberapa efek samping yang cukup sering terjadi di antaranya diare, mual, pusing, dan rasa kantuk.
Sementara efek samping lain yang tidak terlalu lumrah termasuk rasa letih, sakit perut, sembelit, muntah, tubuh gemetar, ruam, dan rasa gatal.
Lihat Juga :