3 Alasan Mengapa UMKM Harus Memanfaatkan TikTok Sebagai Media Promosi

Senin, 05 Juli 2021 - 17:41 WIB
Berdasarkan Laporan Konten Konsumen Stackla, 30% kaum millennial mengatakan bahwa mereka berhenti mengikuti sebuah merek di media sosial dikarenakan konten mereka yang dirasa palsu dan 57% responden beranggapan kurang dari setengah merek yang ada membuat konten yang autentik.

Masyarakat luas kini merasa penat dengan apapun yang terasa palsu, overproduced atau terlalu komersil, dan ketika berbicara mengenai influencer media sosial, batas antara sponsorship dengan rekomendasi yang autentik pun semakin kabur.

UMKM dapat memprioritaskan untuk terhubung dengan micro influencers, dengan jumlah pengikut 1,000 hingga 10,000, profil pengikut yang niche, ditambah dengan perspektif lebih jujur, yang menggambarkan keotentikan sebuah konten.

”Pelaku UMKM juga bisa meningkatkan kesadaran merek dengan memperlihatkan tempat kerja dan budaya kantor di perusahaan. Hal ini tentu akan membawa perspektif keotentikan yang baru untuk branding usaha,” bebernya.

Menurut Melina, strategi pemasaran media sosial adalah tentang membangun kepercayaan yang mendukung penjualan, dan keotentikan merupakan pendorong utama pada kepercayaan itu sendiri.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Minta Game Fortnite Diblokir Karena Intoleransi Terhadap Umat Islam

”Dengan mendefinisikan pendekatan otentik ke media sosial, UMKM dapat memperkuat legitimasi dan menampilkan suara dan kepribadian unik dari merek masing-masing,” tutup Melina.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!