Keadaan Darurat, WHO Sebut Vaksin Covid-19 Banyak Dikuasai Negara Kaya

Senin, 28 Juni 2021 - 23:11 WIB
Untuk diketahui, bersama aliansi vaksin GAVI, WHO saat ini tengah menjalankan program COVAX, program pemberian vaksin Covid-19 secara gratis dari para negara donatur ke berbagai negara miskin dan berkembang di dunia.

BACA JUGA: Cara Mengukur Saturasi Oksigen Menggunakan Smartwatch atau Smartband

Program COVAX sendiri diketahui sampai saat ini, sudah mengirimkan 90 juta dosis vaksin Covid-19 ke 132 negara sejak Februari 2021. Tapi kini, terkendala masalah soal pasokan besar-besaran, sejak India sebagai salah satu negara produsen vaksin menangguhkan ekspor vaksinnya.

Dari keterangan penasihat senior WHO , Bruce Aylward, bulan ini COVAX tidak mempunyai pasokan vaksin Covid-19.

“Kami melalui COVAX bulan ini nol dosis vaksin AstraZeneca, nol dosis vaksin SII (Serum Institute of India), dan nol dosis vaksin J&J (Johnson & Johnson). Situasinya sekarang sangat buruk,” kata Bruce.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!