Studi: Tidak Ada yang Bisa Mencegah Anak-Anak Terpapar Pornografi Online

Senin, 28 Juni 2021 - 11:05 WIB
Menurut penelitian, aturan yang ketat di dalam rumah, bahkan memfilter situs-situs dewasa tidak akan bisa menghalangi anak-anak mengakses situs dewasa yang dipicu rasa penasaran. Apalagi, remaja saat ini jauh lebih canggih menggunakan internet (internet savvy) bahkan dibandingkan oran gtua mereka.

Pada 2006, sebuah penelitian di Denmark menyebut bahwa 98 persen pria pernah menonton pornografi paling tidak sekali. Menariknya, angka yang tidak jauh berbeda dirasakan kaum wanita. Yakni, 79,5 persen pernah menonton pornografi paling tidak sekali.

Yang berbeda, ada di durasinya. Hanya 8 persen wanita menonton pornografi dua kali sebulan. Sangat jarang yang menonton seminggu sekali. Sebaliknya, 70 persen pria menonton pornografi seminggu sekali.

Sayangnya, penelitian tersebut juga menyebut bahwa peraturan di rumah yang melarang pornografi, memblok situs-situs dewasa, serta mengecek history web browser tidak efektif untuk mencegah anak/remaja terpapar pornografi. ”Keterlibatan dan aturan orang tua sangat penting. Tapi, masih perlu ada langkah lebih lanjut,” tulis penelitian tersebut.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!