Lebih Jujur dan Tidak Dipengaruhi Politik, Warga Eropa Ingin Anggota DPR Digantikan AI
Sabtu, 29 Mei 2021 - 23:05 WIB
Oscar Jonsson, direktur akademik di IE University's Center for the Governance of Change dan salah satu peneliti utama laporan tersebut, mengatakan telah terjadi penurunan kepercayaan selama beberapa dekade pada demokrasi sebagai bentuk pemerintahan.
Alasannya kemungkinan terkait dengan peningkatan polarisasi politik hingga informasi yang terbelah.
"Persepsi semua orang adalah bahwa politik semakin buruk dan jelas politisi disalahkan, jadi saya pikir (laporan itu) menangkap zeitgeist umum," kata Jonsson, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (29/5).
Dia menambahkan bahwa hasilnya tidak terlalu mengejutkan, mengingat tidak banyak orang yang mengenal anggota parlemen, memiliki hubungan dan bahkan rakyat tidak mengetahui apa yang dilakukan anggota parlemen.
Studi tersebut menemukan bahwa ide mengganti anggota parlemen dengan AI sangat populer di Spanyol, di mana 66% orang yang disurvei mendukungnya. Di tempat lain, 59% responden di Italia setuju dan 56% orang di Estonia.
Tidak semua negara menyukai gagasan tersebut. Beberapa berpendapat mesin bisa saja diretas atau bertindak dengan cara yang tidak diinginkan manusia.
Alasannya kemungkinan terkait dengan peningkatan polarisasi politik hingga informasi yang terbelah.
"Persepsi semua orang adalah bahwa politik semakin buruk dan jelas politisi disalahkan, jadi saya pikir (laporan itu) menangkap zeitgeist umum," kata Jonsson, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (29/5).
Dia menambahkan bahwa hasilnya tidak terlalu mengejutkan, mengingat tidak banyak orang yang mengenal anggota parlemen, memiliki hubungan dan bahkan rakyat tidak mengetahui apa yang dilakukan anggota parlemen.
Studi tersebut menemukan bahwa ide mengganti anggota parlemen dengan AI sangat populer di Spanyol, di mana 66% orang yang disurvei mendukungnya. Di tempat lain, 59% responden di Italia setuju dan 56% orang di Estonia.
Tidak semua negara menyukai gagasan tersebut. Beberapa berpendapat mesin bisa saja diretas atau bertindak dengan cara yang tidak diinginkan manusia.
Lihat Juga :