Telkomsel Tambah Dana Segar ke Gojek Rp4,1 Triliun, Total Investasi di Gojek Tembus Rp6,2 Triliun
Senin, 10 Mei 2021 - 09:44 WIB
Co-CEO Gojek Group Andre Soelistyo menyebut bahwa pendanaan lanjutan Telkomsel akan mengoptimalkan sumber daya dan keahlian teknologi dari masing-masing perusahaan untuk berinovasi dan memperluas manfaat ekonomi digital bagi lebih banyak konsumen, mitra driver, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
”Kami percaya kemitraan ini akan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujarnya.
Aksi investasi strategis lanjutan ini di dukung para pemegang saham Telkomsel yaitu Telkom Indonesia dan Singtel Group.
Visi Telkomsel dalam melihat investasi ini adalah untuk memperkuat perannya sebagai leading digital telco company dalam mengembangkan ekosistem digital perusahaan, demi menghadirkan lebih banyak lagi pemanfaatan teknologi digital tepat guna bagi masyarakat.
Sebelumnya, Telkomsel pertama menyuntik Gojek pada November 2020 dikabarkan senilai USD150 juta atau Rp2,1 triliun.
Pasca investasi pertama Gojek itu, sudah lahir layanan customer-centric untuk mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan meningkatkan kemudahan bagi mitra pengemudi. Beberapa di antaranya:
● Integrasi layanan Telkomsel MyAds dengan GoBiz yang dapat membuka peluang bagi mitra UMKM Gojek di seluruh Indonesia untuk memperluas akses usaha kepada ekosistem pelanggan Telkomsel.
”Kami percaya kemitraan ini akan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujarnya.
Aksi investasi strategis lanjutan ini di dukung para pemegang saham Telkomsel yaitu Telkom Indonesia dan Singtel Group.
Visi Telkomsel dalam melihat investasi ini adalah untuk memperkuat perannya sebagai leading digital telco company dalam mengembangkan ekosistem digital perusahaan, demi menghadirkan lebih banyak lagi pemanfaatan teknologi digital tepat guna bagi masyarakat.
Sebelumnya, Telkomsel pertama menyuntik Gojek pada November 2020 dikabarkan senilai USD150 juta atau Rp2,1 triliun.
Pasca investasi pertama Gojek itu, sudah lahir layanan customer-centric untuk mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan meningkatkan kemudahan bagi mitra pengemudi. Beberapa di antaranya:
● Integrasi layanan Telkomsel MyAds dengan GoBiz yang dapat membuka peluang bagi mitra UMKM Gojek di seluruh Indonesia untuk memperluas akses usaha kepada ekosistem pelanggan Telkomsel.
Lihat Juga :