Mutasi B.1.617 di India, Ilmuwan Pesemis dengan Vaksin Covid 19 yang Sudah Ada
Rabu, 05 Mei 2021 - 16:07 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum secara resmi mengumumkan mutasi virus B.1.617 sebagai “varian yang menjadi perhatian,” tetapi model awal berdasarkan sekuensing genom menyimpulkan bahwa virus ini memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih cepat daripada varian lain yang menyebar di India.
Meskipun para ilmuwan telah memperingatkan pemerintah India tentang risiko penyebaran virus mutan pada awal Maret lalu, pemerintah India tidak menerapkan blokade nasional karena pemilihan umum dan kekhawatiran akan pukulan ekonomi. Akan tetapi 10 provinsi dan negara bagian memberlakukan pembatasan tertentu pada daerah mereka sendiri.
Data awal yang dirilis pemerintah India pada Minggu 2 Mei menunjukkan bahwa defisit perdagangan barang India pada April mencapai 15,24 miliar dolar Amerika Serikat. Untuk mengekang penyebaran virus Komunis Tiongkok tahun lalu, India mengadopsi blokade nasional yang ketat, yang menyebabkan penurunan signifikan dalam perdagangan internasional.
Pada Minggu 2 Mei, persediaan medis dari komunitas internasional tiba di India satu per satu. Jerman mengirimkan lebih dari 100 ventilator, 8 peralatan oksigen dari Prancis, pesawat Uzbekistan membawa 100 generator oksigen dan persediaan medis lainnya, penerbangan Belgia membawa 9.000 botol obat Remdesivir untuk melawan virus Komunis Tiongkok .
Meskipun para ilmuwan telah memperingatkan pemerintah India tentang risiko penyebaran virus mutan pada awal Maret lalu, pemerintah India tidak menerapkan blokade nasional karena pemilihan umum dan kekhawatiran akan pukulan ekonomi. Akan tetapi 10 provinsi dan negara bagian memberlakukan pembatasan tertentu pada daerah mereka sendiri.
Data awal yang dirilis pemerintah India pada Minggu 2 Mei menunjukkan bahwa defisit perdagangan barang India pada April mencapai 15,24 miliar dolar Amerika Serikat. Untuk mengekang penyebaran virus Komunis Tiongkok tahun lalu, India mengadopsi blokade nasional yang ketat, yang menyebabkan penurunan signifikan dalam perdagangan internasional.
Pada Minggu 2 Mei, persediaan medis dari komunitas internasional tiba di India satu per satu. Jerman mengirimkan lebih dari 100 ventilator, 8 peralatan oksigen dari Prancis, pesawat Uzbekistan membawa 100 generator oksigen dan persediaan medis lainnya, penerbangan Belgia membawa 9.000 botol obat Remdesivir untuk melawan virus Komunis Tiongkok .
(wbs)
Lihat Juga :