Pahami, Jangan Sembarangan Buang Sampah Elektronik
Sabtu, 17 April 2021 - 13:00 WIB
Menurut laporan tahunan Global E-Waste Monitor 2020 yang dirilis oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa jumlah sampah elektronik pada 2012 mencapai 53 juta ton.
Bahkan benua Asia menyumbang sampah elektronik paling banyak yaitu sejumlah 25 juta ton.
Jika tidak ditangani dengan benar, sampah elektronik ini dapat mencemari lingkungan karena mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3).
Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa lembaga yang menerima sampah elektronik untuk didaur ulang atau didonasikan ke orang yang membutuhkan .
Bahkan benua Asia menyumbang sampah elektronik paling banyak yaitu sejumlah 25 juta ton.
Jika tidak ditangani dengan benar, sampah elektronik ini dapat mencemari lingkungan karena mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3).
Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa lembaga yang menerima sampah elektronik untuk didaur ulang atau didonasikan ke orang yang membutuhkan .
Lihat Juga :