Ilmuwan Beberkan Penyebab Efek Samping Usai Disuntik Vaksin COVID-19

Selasa, 06 April 2021 - 09:06 WIB
Semua sel kekebalan ini menghasilkan protein inflamasi yang dikenal sebagai sitokin. Sitokin adalah pembawa pesan kimiawi yang membantu mengoordinasikan respons kekebalan dan juga memicu demam - yang merupakan efek samping umum dari vaksin COVID-19. Suhu yang lebih tinggi membuat tubuh kurang ramah terhadap virus, dan kenaikan suhu merangsang tubuh untuk menciptakan lebih banyak sel kekebalan. BACA JUGA: Ini Tips yang Diperlukan untuk Menghindari Pencuri Motor yang Makin Canggih

Bahan kimia inflamasi ini juga dapat menyebabkan nyeri otot, kelelahan, sakit kepala, dan gejala lainnya. Tetapi produksi sitokin mengalami penurunan dalam waktu 24 hingga 48 jam. "Itulah sebabnya sebagian besar efek samping hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu itu," kata Desai.

Vaksin COVID-19 memperkenalkan protein lonjakan yang cukup ke sistem kekebalan untuk memicu respons. Tidak seperti dalam kasus COVID-19 yang parah, vaksin tidak memicu respons di luar kendali yang dikenal sebagai badai sitokin, di mana tubuh dibanjiri bahan kimia inflamasi, yang kemudian merusak organ, kata Desai.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!