Jakarta Termasuk dari 3 Kota Besar di Dunia yang Akan Tenggelam
Sabtu, 03 April 2021 - 11:10 WIB
Jakarta memiliki penduduk 10 juta jiwa dan dibangun di dataran rendah dekat dengan laut. Penyedotan air tanah menjadi penyebab kota ini turun lebih dari tiga meter dari tahun 1947 hingga 2010 dan banyak bagian dari kota tersebut menurun hingga 10 sentimeter (cm) atau lebih setiap tahun.
Subsiden ini tidak terjadi merata, sehingga menimbulkan risiko yang tidak sama; akibatnya, perencanaan perkotaan menjadi sulit.
Bangunan-bangunan terhantam banjir, banyak kerusakan infrastruktur terlihat di bangunan yang diabaikan.
Jakarta telah membangun dinding laut untuk mengatasi subsiden. Namun, karena air tanah terus menerus disedot, kebijakan ini hanya akan bertahan sementara sebelum masalah yang sama berulang kembali.
Dan, kota ini perlu memompa karena air tanah masih digunakan sebagai air minum.
Menyedot air tanah, yang diperlukan agar manusia bisa bertahan hidup, pada akhirnya membuat kita menghadapi risiko banjir.
Perjuangan mengatasi subsiden semakin lemah, dengan pemerintah di tahun 2019 mengusulkan untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. Subsiden menjadi salah satu alasan perpindahan ini.
Shanghai
Berkembang pesat selama beberapa dekade belakangan dan kini memiliki 26 juta penduduk, Shanghai menjadi salah satu terancam tenggelam.
Subsiden ini tidak terjadi merata, sehingga menimbulkan risiko yang tidak sama; akibatnya, perencanaan perkotaan menjadi sulit.
Bangunan-bangunan terhantam banjir, banyak kerusakan infrastruktur terlihat di bangunan yang diabaikan.
Jakarta telah membangun dinding laut untuk mengatasi subsiden. Namun, karena air tanah terus menerus disedot, kebijakan ini hanya akan bertahan sementara sebelum masalah yang sama berulang kembali.
Dan, kota ini perlu memompa karena air tanah masih digunakan sebagai air minum.
Menyedot air tanah, yang diperlukan agar manusia bisa bertahan hidup, pada akhirnya membuat kita menghadapi risiko banjir.
Perjuangan mengatasi subsiden semakin lemah, dengan pemerintah di tahun 2019 mengusulkan untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. Subsiden menjadi salah satu alasan perpindahan ini.
Shanghai
Berkembang pesat selama beberapa dekade belakangan dan kini memiliki 26 juta penduduk, Shanghai menjadi salah satu terancam tenggelam.
Lihat Juga :